• Jerawat akan terasa sakit jika disentuh, sementara herpes cenderung terasa gatal dan perih seperti terbakar.
  • Jerawat berbentuk seperti benjolan yang berisi komedo atau nanah, sedangkan herpes terlihat seperti kulit yang melepuh dan berisi cairan bening.
  • Jerawat hanya tumbuh pada satu atau beberapa titik saja, sedangkan herpes selalu muncul secara berkelompok.

Jika jerawat dibawah bibir menyerupai seperti lenting dan disertai gejala-gejala di atas. Maka Anda harus berkonsultasi dengan dokter. Nah penyakit herpes simple merupakan penyakit menular seksual yang mudah menyebar melalui kontak langsung pada kulit dan liur penderita. Kondisi ini memerlukan penanganan yang tepat dan segera.

Penyebab Jerawat Dibawah Bibir

jerawat dibawah bibir

1. Hormon Tidak Seimbang

Munculnya jerawat dibawah bibir dipengaruhi oleh perubahan hormon androgen yang meningkat secara drastis. Menstruasi dan obesitas juga sering memicu timbulnya ketidakseimbangan hormon androgen.

2. Stres Berlebih

Selain hormon yang tidak seimbang, ternyata stres berlebih juga bisa menyebabkan jerawat dibawah bibir. Hal ini berkaitan dengan ketidakseimbangan hormon. Beban pikiran yang berlebihan bisa menyebabkan seseorang menjadi stres.

Kalau sudah begitu, kadar hormon dalam tubuh menjadi tidak seimbang. Sehingga kemunculan jerawat pun tidak bisa dihindari. Untuk mengatasi munculnya jerawat di daerah bibir yaitu dengan refreshing ke berbagai tempat seru atau cukup dengan melakukan kegiatan yang disukai.

3. Pasta Gigi

Siapa sangka, ternyata pasta gigi bisa menjadi pemicu timbulnya jerawat di area bibir. Ini karena adanaya ketidakcocokan dengan salah satu kandungan pasta gigi yang jerawat muncul di area sekitar bibir. Untuk itu, pastikan bahwa Anda memilih pasta gigi yang tepat dan tidak mengandung detergen.

4. Konsumsi Makanan Pedas dan Berminyak

Mengonsumsi makanan pedas dan berminyak ternyata bisa membuat jerawat muncul dibagian bibir. Hal ini bisa terjadi pada wanita, terutama yang memiliki alergi pada kedua jenis makanan tersebut.

Selain itu, perpaduan antara makanan pedas dan berminyak dikenal mempunyai kandungan lemak tinggi. Terutama jika terlalu sering dikonsumsi, maka lemak tersebut bisa menumpuk sehingga menyebabkan timbulnya jerawat.

5. Pertanda Sembelit

Mungkin belum banyak yang tahu bahwa salah satu penyebab timbulnya jerawat di atas bibir adalah karena kamu sedang mengalami konstipasi atau sembelit. Seseorang dinyatakan sembelit apabila dalam kurun waktu satu minggu hanya buang air besar kurang dari tiga kali.

Cara Mengatasi Jerawat di Bibir

Dari penyebab diatas, Anda pasti sudah tahu bahwa menjaga kebersihan kulit, menjauhkan diri dari stres, dan menghindari konsumsi makanan dan obat-obatan tertentu bisa membantu mengurangi jerawat yang membandel. Lalu bagagaimana cara untuk mengatasi munculnya jerawat dibawah bibir atau area kulit lain? Berikut adalah beberapa langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Membersihkan wajah dari sisa makanan yang bisa menempel pada permukaan kulit wajah terutama sekitar area mulut.  Karena bisa menjadi tempat bakteri menempel dan menyebabkan peradangan.
  • Cucilah rambut bila terasa berminyak. Rambut yang berminyak dan kotor bisa menyebabkan tumbuhnya jerawat di wajah, terutama sekitar area tumbuhnya rambut.
  • Gunakan produk khusus jerawat yang mengandung bahan, seperti benzoil peroksidabelerang (sulfur), resorcinol, atau asam salisilat untuk mengurangi produksi minyak berlebih. Namun Anda harus memperhatikan petunjuk penggunaan dan reaksi efek samping sebelum menggunakannya.
  • Pilihlah produk kosmetik yang berbahan dasar air yang bisa mengurangi munculnya jerawat.
  • Hindari memencet jerawat atau komedo dengan kondisi tangan dan permukaan kulit wajah yang belum dibersihkan.

Jika jerawat membandel tidak kunjung sembuh, Anda bisa konsultasi langsung pada dokter kulit untuk mendapatkan obat resep maupun terapi lain yang sesuai dengan kondisi Anda.

Baca juga: Jerawat Cinta Mitos atau Fakta?